Mr. Ball Dua Kali Dirazia, 14 Pengunjung Kini Positif Narkoba

BNNK Sumenep kini mendalami temuan 14 pengunjung yang positif narkoba sekaligus menelusuri kemungkinan adanya jaringan peredaran di tempat hiburan malam tersebut.

- Penulis

Selasa, 3 November 2026 - 15:11 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

DIAMANKAN. Suasana Cafe Mr. Ball di Kabupaten Sumenep yang menjadi lokasi operasi gabungan BNNP Jawa Timur dan BNNK Sumenep hingga menjaring 14 pengunjung dengan hasil tes awal positif narkoba. (Istimewa/Redaksi BBI/Sumenep)

DIAMANKAN. Suasana Cafe Mr. Ball di Kabupaten Sumenep yang menjadi lokasi operasi gabungan BNNP Jawa Timur dan BNNK Sumenep hingga menjaring 14 pengunjung dengan hasil tes awal positif narkoba. (Istimewa/Redaksi BBI/Sumenep)

BBI, SUMENEP | Operasi pemberantasan narkotika di tempat hiburan malam Cafe Mr. Ball, Sumenep, menghasilkan temuan yang kini tengah dikembangkan Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Sumenep, Madura, Jawa Timur.

Sebanyak 14 pengunjung dinyatakan positif narkoba berdasarkan pemeriksaan awal. Temuan tersebut terdiri dari 11 laki-laki dan tiga perempuan. Mereka terjaring dalam operasi gabungan Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Jawa Timur bersama BNNK Sumenep pada Minggu dini hari, 1 November 2026.

Operasi yang dimulai sekitar pukul 02.00 WIB itu melibatkan 37 personel. Pemeriksaan terhadap pengunjung dilakukan sebagai bagian dari upaya memetakan potensi penyalahgunaan narkotika di lingkungan tempat hiburan malam.

Namun, bagi BNNK Sumenep, hasil pemeriksaan tersebut bukan akhir dari penanganan kasus. Aparat kini berupaya menelusuri lebih jauh kemungkinan adanya keterkaitan antara para pengunjung yang terindikasi menggunakan narkoba dengan jaringan peredaran narkotika.

Kepala BNNK Sumenep, Kombes Pol. Ferry Sandy Sitepu, mengatakan kegiatan tersebut merupakan bagian dari pengawasan terhadap potensi penyalahgunaan dan peredaran narkotika di masyarakat.

“Razia narkoba di tempat hiburan malam Mr. Ball itu upaya pengawasan kami terhadap potensi penyalahgunaan dan peredaran narkotika di masyarakat,” terangnya, Selasa (3/11).

BACA JUGA  Penanganan Pasien di RS BHC Sumenep Dipersoalkan, Video Cekcok Viral

Ferry memastikan proses pendalaman masih berjalan. Kemungkinan adanya jaringan narkotika maupun indikasi lain yang berkaitan dengan temuan tersebut tetap menjadi bagian dari penyelidikan.

Untuk mendukung proses itu, BNNK Sumenep berencana melibatkan Laboratorium Narkotika BNN RI. Keterlibatan laboratorium tersebut diharapkan dapat menunjang pemeriksaan lanjutan sesuai kebutuhan penyelidikan.

Menariknya, Mr. Ball bukan kali pertama menjadi sasaran operasi aparat. Pada Selasa dini hari, 20 Oktober 2026, tempat hiburan tersebut juga didatangi tim gabungan Polresta, Denpom TNI, dan BNNK Sumenep.

Razia yang berlangsung sekitar pukul 00.30 WIB itu tidak membuahkan hasil. Ketika petugas tiba, kafe dalam keadaan kosong tanpa pengunjung.

BACA JUGA  Ajudan Gubernur Kaltim Minta Maaf Usai Senggol Demonstran

Situasi tersebut sempat memunculkan dugaan adanya kebocoran informasi sebelum razia berlangsung. Meski demikian, dugaan itu belum dapat dipastikan.

Kini, hasil operasi 1 November menjadi perhatian lanjutan BNNK Sumenep. Tidak sekadar mengidentifikasi pengguna, aparat juga berupaya mendapatkan gambaran lebih utuh mengenai kemungkinan aktivitas peredaran narkotika di tempat hiburan malam tersebut.

BNNK Sumenep menegaskan penyelidikan akan terus dilakukan hingga berbagai aspek yang berkaitan dengan temuan itu dapat didalami. (ef/mh)

Facebook Comments Box

Penulis : Achmad Suhalis

Editor : El Farhan

Sumber Berita: barubaruini.com

Follow WhatsApp Channel barubaruini.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Jejak Keraton Sumenep Jadi Bagian Pendidikan di Sekolah
Myze Hotel Sumenep Ajak Karyawan Jaga Pesisir Lewat Penanaman Mangrove
Dua Tahun Kepemimpinan Prabowo, Hilirisasi Nyata dan Ekonomi Jawa Timur Kian Kokoh
Kematian Pasien BPJS, Dinkes P2KB Sumenep Setengah Hati Usut Kasus RS BHC
Dialog Buntu, Demonstrasi di DPRD DIY Berakhir Ricuh
Nusantara Transindo Garap Pasar Travel dan Logistik Antarkota
Nyawa Pasien Hilang, Penjelasan Direktur RS BHC dan Kepala Dinkes P2KB Sumenep Ikut Hilang
Karangan Bunga untuk Bupati Klaten Tersangka OTT KPK, Warga Mengaku Terkejut

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Selasa, 3 November 2026 - 15:11 WIB

Mr. Ball Dua Kali Dirazia, 14 Pengunjung Kini Positif Narkoba

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 13:10 WIB

Jejak Keraton Sumenep Jadi Bagian Pendidikan di Sekolah

Kamis, 29 Oktober 2026 - 12:23 WIB

Myze Hotel Sumenep Ajak Karyawan Jaga Pesisir Lewat Penanaman Mangrove

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 18:33 WIB

Dua Tahun Kepemimpinan Prabowo, Hilirisasi Nyata dan Ekonomi Jawa Timur Kian Kokoh

Rabu, 21 Oktober 2026 - 09:37 WIB

Kematian Pasien BPJS, Dinkes P2KB Sumenep Setengah Hati Usut Kasus RS BHC

Berita Terbaru

PROFIL. Wakil Sekretaris Jenderal MAKN, RBMS Hadi Pradipta atau Gus Hadi, saat menyampaikan amanat sebagai pembina upacara peringatan Hari Jadi Kabupaten Sumenep di SDN Pangarangan 1. Dalam kesempatan tersebut, ia mengajak para siswa meneladani nilai keilmuan dan kepemimpinan raja-raja Sumenep. (Istimewa/Redaksi BBI/Sumenep)

Daerah

Jejak Keraton Sumenep Jadi Bagian Pendidikan di Sekolah

Sabtu, 31 Okt 2026 - 13:10 WIB