BBI, JAKARTA | Timnas Indonesia menghadapi pekerjaan besar sebelum tampil di Piala Asia 2027. John Herdman akan memanfaatkan rangkaian agenda internasional pada November hingga pemusatan latihan akhir Desember untuk membentuk skuad yang lebih siap menghadapi persaingan di Arab Saudi.
Tantangan Garuda kali ini bukan perkara ringan. Indonesia disebut masuk Grup F bersama Jepang, Qatar, dan Thailand. Komposisi tersebut mempertemukan Indonesia dengan dua kekuatan besar Asia serta rival yang sudah berulang kali menjadi lawan dalam persaingan regional.
Jepang memiliki tradisi panjang di sepak bola Asia, sedangkan Qatar datang dengan reputasi sebagai juara bertahan Piala Asia. Thailand pun berpotensi menyulitkan langkah Indonesia, meski Garuda diklaim membawa modal positif setelah menundukkan tim tersebut di FIFA ASEAN Cup 2026.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Situasi ini membuat agenda uji coba pada November menjadi lebih dari sekadar pertandingan pemanasan. Herdman membutuhkan kesempatan untuk mengukur kemampuan pemain, mengevaluasi kelemahan, sekaligus mencari kombinasi yang tepat sebelum memasuki turnamen utama.
Pelatih asal Inggris itu menilai pertemuan dengan tim-tim kuat dapat mempercepat perkembangan skuadnya. Ia juga menempatkan proses tersebut sebagai bagian dari persiapan jangka panjang menuju target yang lebih besar.
“Fase grup ini akan sangat kompetitif bagi Indonesia. Ini akan menjadi tantangan besar, tetapi juga peluang besar bagi kami untuk terus berkembang sebagai negara dan menunjukkan kepada para pendukung bahwa kami berada di jalur yang tepat menuju Piala Dunia 2030,” ucap Herdman, dikutip dari laman PSSI, Selasa (13/10).
Pernyataan itu menunjukkan bahwa Herdman tidak hanya berorientasi pada hasil di satu turnamen. Pengalaman menghadapi lawan berlevel tinggi diharapkan membantu Indonesia membangun fondasi permainan yang lebih kuat untuk persaingan internasional berikutnya.
Peluang perubahan komposisi pemain juga masih terbuka. Pemain yang sebelumnya absen karena cedera maupun belum sempat bergabung berpotensi kembali masuk dalam perhitungan tim pelatih. Kehadiran mereka dapat menambah pilihan strategi sekaligus memperkuat persaingan untuk mendapatkan tempat di skuad utama.
Setelah agenda November, para pemain direncanakan berkumpul pada 27 Desember 2026. Pemusatan latihan selama sekitar sepuluh hari akan difokuskan pada penyelarasan taktik dan kesiapan fisik sebelum keberangkatan menuju Arab Saudi.
Piala Asia 2027 sendiri dijadwalkan berlangsung pada 7 Januari hingga 5 Februari 2027. Riyadh, Jeddah, dan Al-Khobar disebut menjadi kota penyelenggara pertandingan.
Jarak waktu yang berdekatan antara pemusatan latihan dan turnamen membuat persiapan sebelumnya menjadi krusial. Indonesia perlu memanfaatkan agenda internasional untuk mengurangi kelemahan permainan, bukan sekadar mengumpulkan menit bertanding.
Bagi Garuda, tantangan di Grup F akan menjadi ukuran sejauh mana perkembangan tim di bawah arahan Herdman. Target jangka panjang menuju Piala Dunia 2030 pun akan diuji melalui kemampuan Indonesia bersaing menghadapi lawan-lawan dengan pengalaman lebih mapan di level Asia. (st/mh)
Penulis : Achmad Suhalis
Editor : El Farhan
Sumber Berita: barubaruini.com














Komentar